Kilau Emas Kian Memudar, Ini Penyebabnya

JAKARTA – PT Rifan Financindo || Setelah menjadi aset safe haven paling berkilau di masa pandemi Covid-19 tahun 2020, harga emas dunia kini kilaunya mulai meredup. Dalam beberapa hari terakhir, tren harga si kuning terus turun. Mengutip dari laman logammulia.com, harga emas Antam hari ini anjlok sebesar Rp12.000. Hal itu membuat emas berada di level Rp922.000 per gram.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, ada beberapa faktor yang membuat harga emas terus melemah. Pertama, masalah inflasi. Pasar sangat takut jika seandainya bank sentral Amerika Serikat (The Fed) menggelontorkan stimulus yang banyak.”Hal itu membuat peredaran uang akan banyak sehingga konsumsi dan investasi akan berjalan, tapi akibatnya inflasi akan tinggi,” katanya kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (26/2/2021)
Kedua, vaksinasi. Program vaksinasi telah berjalan hampir di seluruh negara. Hal itu membuat lockdown di negara tersebut menjadi dibuka kembali secara perlahan. Dengan kembali dibukanya aktivitas, maka pertumbuhan ekonomi akan semakin menggeliat. “Pertumbuhan ekonomi akan kembali membaik dengan adanya vaksinasi, sehingga wajarlah pelaku pasar melakukan profit taking di emas dunia,” ujarnya.

PT Rifan Financindo || Dia memprediksi, pada kuartal II/2021, emas akan menyentuh di level terendahnya di kisaran USD1.600 per troy ons. Jika dihitung maka harga emas akan berada di bawah Rp800 ribu per gram. “Ini harga emas sedang menguji level terendahnya saja, nanti akan kembali menguat secara perlahan-lahan,” tandasnya.

Baca juga :pt rifan financindo rifanfinancindo rifan financindo

Harga Emas Berjangka Rebound Tinggalkan Level Psikologis

JAKARTA – Rifanfinancindo || Harga emas melonjak pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), rebound dari penurunan tajam sehari sebelumnya, kembali bertengger di atas level psikologis USD1.800, dibantu penurunan dolar dan data yang menunjukkan pertumbuhan pekerjaan AS lebih lambat dari perkiraan yang mendukung kebutuhan akan bantuan keuangan tambahan.

Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi COMEX New York Exchange, melonjak USD21,8 atau 1,22% menjadi ditutup pada USD1.813,00 per ounce. Sehari sebelumnya, emas berjangka ambrol USD43,9 atau 2,39% menjadi USD1.791,20, dilansir dari Antara, Sabtu (6/2/2021).

“Emas terus menerima dukungan terutama dari dolar dan kami memperkirakan ini akan tetap terjadi di sesi mendatang,” kata Suki Cooper, analis di Standard Chartered. Dolar mundur 0,6%, membuat emas yang dihargakan dalam mata uang AS lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

“Selanjutnya, kami yakin prospek emas tetap konstruktif mengingat stimulus fiskal kemungkinan akan mengakibatkan defisit kembar AS yang besar.” Pertumbuhan lapangan kerja AS rebound secara moderat pada Januari dan kehilangan pekerjaan di bulan sebelumnya lebih dalam dari yang diperkirakan sebelumnya.

Dewan Perwakilan Rakyat AS akan mengambil persetujuan akhir pada Jumat (5/2/2021) pada anggaran yang akan memungkinkan Demokrat mendorong paket bantuan COVID-19 senilai 1,9 triliun dolar AS melalui Kongres.Emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang kemungkinan didorong oleh stimulus yang meluas.

Namun untuk minggu ini harga emas turun 1,9%, penurunan terbesar sejak pekan yang berakhir 8 Januari, sebagian karena imbal hasil obligasi AS lebih tinggi yang meningkatkan peluang kerugian memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.Saat investor mengalihkan fokus mereka ke prospek ekonomi AS dan melihat aset berisiko, emas mungkin melemah dalam jangka pendek, kata Lukman Otunuga, analis riset senior di FXTM.

Rifanfinancindo || Harga logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 78,5 sen atau 2,99% menjadi ditutup pada USD27,019 per ounce. Harga platinum untuk pengiriman April melonjak USD30 atau 2,72% menjadi menetap di USD1.133 per ounce.

Baca juga :pt rifan financindo rifanfinancindo rifan financindo

Harga Emas dan Perak Kian Turun, Dolar AS Terus Menguat

Rifan Financindo || Harga emas dan perak kian turun pada Kamis (04/02) petang akibat dampak penguatan dolar Amerika Serikat dan kemajuan langkah-langkah stimulus lanjutan di AS.Harga emas berjangka turun 0,69% ke $1.822,40 per troy ons pukul 13.23 WIB dan XAU/USD turun 0,69% ke $1.821,53 menurut data Investing.com. Harga perak terus turun 1,30% di $26,540 per troy ons pukul 13.25 WIB.

Adapun indeks dolar AS makin beranjak menguat 0,22% ke 91,302 dan yield obligasi 10 tahun AS juga naik 1,34% di 1,146 pukul 13.19 WIB.Dari tanah air, harga emas Antam (JK:ANTM) turun Rp4.000 dari Rp947.000 pada Rabu menjadi Rp943.000 pagi ini menurut laman Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia pukul 08.22 WIB.

Kemajuan untuk meloloskan paket stimulus senilai $1,9 triliun lewat Kongres AS terus berlanjut. Senat AS pun mulai membahas rancangan anggaran untuk tahun fiskal 2021 pada hari Selasa dan ini menjadi langkah pertama untuk mengesahkan paket yang diusulkan oleh Presiden Joe Biden pada bulan Januari.

Meskipun begitu perselisihan dengan Partai Republik mengenai nilai paket masih tetap ada, Biden mengatakan bahwa ia akan mempertimbangkan batasan yang lebih ketat atas kualifikasi untuk dana cek senilai $1.400 yang diminta dalam paket tersebut.

Presiden Federal Reserve Bank Cleveland Loretta Mester mengatakan pada hari Rabu kendati kebijakan moneter yang sangat longgar dapat mendukung ekonomi AS untuk jangka panjang, lebih banyak bantuan fiskal jangka pendek mungkin diperlukan untuk membawa ekonomi AS melewati pandemi COVID-19.Investor juga menunggu laporan gaji pekerja AS untuk Januari, termasuk gaji pekerja sektor non pertanian, yang akan dirilis pada hari Jumat.

Rifan Financindo || Bank of England (BOE) pada hari Kamis akan mengumumkan keputusan kebijakannya hari ini dan kemungkinan akan mengarahkan pandangannya terhadap prospek pemulihan ekonomi pada tahun 2021. Meskipun diharapkan bakal menjaga suku bunga dan pelonggaran kuantitatif tetap stabil, investor akan mencari petunjuk tentang kemungkinan bank sentral memperkenalkan suku bunga negatif.

Baca juga :pt rifan financindo rifanfinancindo rifan financindo

Harga emas dan perak turun tipis setelah serbuan trader ritel mereda

JAKARTA. PT Rifan Financindo || Harga emas masih cenderung tertekan setelah kericuhan di awal pekan akibat terangkat lonjakan harga perak. Kamis (4/2) pukul 7.05 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.833,85 per ons troi, melemah tipis 0,01% dari harga penutupan perdagangan kemarin pada US$ 1.834,04 per ons troi.Harga emas turun dalam tiga hari berturut-turut setelah awal pekan menguat 0,71%. Kenaikan harga emas di awal pekan ini turut tersengat lonjakan harga perak yang melonjak 7,65% pada hari Senin (1/2) ke US$ 29,05 per ons troi.

Harga perak menguat setelah seruan di Reddit bergaya aksi trading GameStop untuk membeli perak mengangkat permintaan perak fisik dan ETF berbasis perak. Tapi, kenaikan harga perak di awal pekan ini mulai luntur.Kamis pagi hari ini, harga perak turun 0,31% ke US$ 26,81 per ons troi. Meski turun dari level tertinggi akibat spekulasi, harga perak ini masih lebih tinggi ketimbang posisi sebelum adanya keroyokan trader ritel sejak Kamis pekan lalu.

Pergerakan baru-baru ini telah menarik banyak minat baru pada perak. “Tidak cuma investor Reddit, tetapi orang-orang di luar sana yang memandang perak sebagai aset yang dinilai murah,” kata Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures kepada Reuters.Haberkorn menambahkan bahwa ada peningkatan permintaan fisik untuk perak pada saat ini.

PT Rifan Financindo || Menteri Keuangan AS Janet Yellen telah mengadakan pertemuan dengan para pejabat tinggi otoritas pasar keuangan yang dapat mengenakan regulasi pasar yang lebih ketat untuk hedge fund, investor kecil, dan pialang saham. Analis UBS, Giovanni Staunovo mengatakan, pelemahan nilai tukar dolar AS dan ekspektasi aktivitas ekonomi yang kuat di tengah kebijakan moneter longgar menjadi penyokong harga logam mulia. “Hiruk-pikuk pembelian perak baru-baru ini membuatnya jauh lebih cepat daripada yang diharapkan,” kata dia. Sementara itu di Comex, Perak untuk penyerahan Maret naik 1,78% dan diperdagangkan pada USD26,872 per troy ons sedangkan Tembaga untuk penyerahan Maret naik 1,19% dan diperdagangkan pada USD3,5663 per pon

Baca juga :pt rifan financindo rifanfinancindo rifan financindo

Harga Emas Naik Rabu Pagi, Perak Kembali Melonjak

Rifanfinancindo || Harga emas naik pada Rabu (03/02) pagi setelah gejolak saham GameStop (NYSE:GME) jatuh tajam pada perdagangan Selasa (02/02) setempat.Harga emas berjangka naik 0,50% di $1.842,55 per troy ons pukul 10.16 WIB dan XAU/USD naik $1.841,80 menurut data Investing.com. Harga perak berjangka melonjak 2,62% ke $27,095 setelah ditutup anjlok 8,63% di 26,878 pada Selasa.

Penurunan perak pada Selasa terjadi setelah batas margin yang lebih tinggi diberlakukan oleh regulator bursa CME yang berarti uang muka lebih besar dibutuhkan oleh siapa pun yang memperdagangkan logam tersebut. Yang juga membebani logam dan mayoritas komoditas lainnya saat itu yakni Indeks dolar AS kembali ke level tertinggi 8 minggu, tembus level 91 untuk pertama kalinya sejak awal Desember. Dolar AS menguat di tengah kemunculan tanda-tanda rintangan legislatif untuk rencana bantuan Covid-19 senilai $1,9 triliun yang diajukan pemerintahan Biden.

Indeks dolar AS stabil di level 91,023 pukul 10.27 WIB.Meskipun terkoreksi, perak Maret tetap mencatatkan lebih dari $2, atau 9%, di atas level terendah lima minggu di $24,22 yang dicapai pada 17 Januari, sebelum dimulainya aksi beli selama dua minggu yang mengangkat logam putih tersebut.Hal yang sama tidak berlaku untuk emas. Harga logam kuning ini untuk pengiriman April ditutup turun 1,7%, ke $1,863.90. Emas April naik hanya 0,7% pada hari Senin, setelah turun 0,3% sepanjang minggu lalu.

“Logam mulia telah kehilangan kilaunya,” kata Eric Scoles, ahli strategi pasar di Blueline Futures di Chicago, dalam sebuah komentar. “Prospek mendapatkan uang dengan mudah mulai terlihat jauh lebih sulit.”‚ÄúPerak kemungkinan turun bersama semua target lain dari mania investasi baru-baru ini. Emas telah jatuh ke dasar kisaran perdagangan yang telah terperangkap sejak awal Januari. Emas masih lemah saat ini, bearish tetapi tampaknya belum cukup untuk menembus support dan memilih arah selain sideways.”

Ed Moya, ahli strategi pasar senior di OANDA New York, memiliki pandangan serupa.”Aksi jual logam mulia hari ini (Selasa kemarin, red) bukanlah awal dari tren baru, tetapi dolar yang lebih kuat dan pasar saham yang berkembang pesat menimbulkan masalah untuk jangka pendek,” katanya.Moya mencatat bahwa kepemilikan emas ETF turun untuk hari kelima berturut-turut, meskipun perak dapat melihat beberapa pembelian fisik yang didorong secara fundamental.

Rifanfinancindo || “Perak akan mendapatkan keuntungan dari permintaan industri yang luar biasa di tahun ini dan karena banyak pedagang ritel kemungkinan akan menyimpan koin perak mereka yang belum dikirim.”Dari tanah air, harga emas Antam (JK:ANTM) jatuh Rp7.000 dari Rp954.000 pada Selasa menjadi Rp947.000 pagi ini menurut laman Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia pukul 08.28 WIB.

Baca juga :pt rifan financindo rifanfinancindo rifan financindo

Harga emas stabil setelah kemarin melonjak lebih dari 6%

JAKARTA. Rifan Financindo || Harga emas turun tipis setelah menguat di awal pekan. Selasa (2/2) pukul 6.45 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.859,82 per ons troi, turun tipis 0,05% ketimbang harga penutupan perdagangan kemarin pada US$ 1.860,78 per ons troi.Sejalan, harga emas kontrak pengiriman April 2021 di Commodity Exchange berada si US$ 1.862,90 per ons troi, turun 0,05% dari posisi awal pekan US$ 1.863,90 per ons troi.

Harga emas stabil setelah kemarin melesat 6,12%. Kenaikan harga emas ini sejalan dengan harga perak yang melambung akibat naiknya permintaan dari trader ritel.Harga perak spot pagi ini turun 1,74% ke US$ 28,55 per ons troi. Kemarin, harga perak melesat 7,65%.Sementara itu di pasar fisik, harga emas terangkat pemangkasan pajak impor India. India memangkas pajak impor atas emas untuk menghentikan pasokan ilegal emas.

Negara dengan permintaan emas terbesar kedua ini memangkas pajak impor emas menjadi 7,5% dari sebelumnya 12,5%. Emas merupakan salah satu komoditas paling rawan diselundupkan di India.Pemangkasan pajak impor tidak hanya akan mengurangi margin keuntungan penyelundup tapi juga menurunkan biaya bagi konsumen yang menghadapi lonjakan harga emas sepanjang pekan lalu. Kenaikan harga emas ini menekan permintaan lokal.
India mengerek pajak impor emas sebanyak tiga kali di tahun 2012 untuk menahan kejatuhan nilai tukar rupee dan mempersempit defisit perdagangan akibat impor emas. Tahun 2019, India kembali mengerek pajak impor menjadi 12,5%.Pada saat itu, penyelundupan emas menjadi lebih marak karena harga emas di India lebih tinggi minimal 15% dari harga emas internasional karena adanya pajak impor dan pajak lokal lainnya. Dengan penurunan pajak impor ini, permintaan emas dari jalur resmi berpotensi naik.

Futures emas lebih rendah selama sesi AS

Rifan Financindo || Pada Divisi Comex New York Mercantile Exchange, Futures emas untuk penyerahan April diperdagangkan pada USD1.862,40 per troy ons pada waktu penulisan, menurun 0,65%.Instrumen ini sebelumnya diperdagangkan sesi rendah USD per troy ons. Emas kemungkinan akan mendapat support pada USD1.832,40 dan resistance pada USD1.878,90.

Indeks Dolar AS Berjangka yang memantau kinerja greenback versus keranjang enam mata uang utama lainnya, naik 0,47% dan diperdagangkan pada USD90,957.Sementara itu di Comex, Perak untuk penyerahan Maret naik 8,40% dan diperdagangkan pada USD29,175 per troy ons sedangkan Tembaga untuk penyerahan Maret naik 0,12% dan diperdagangkan pada USD3,5518 per pon.

Baca juga :pt rifan financindo rifanfinancindo rifan financindo

Harga emas naik tipis, perak melonjak hampir 6% akibat perburuan investor ritel

JAKARTA. PT Rifan Financindo || Harga emas menguat tipis pada awal perdagangan pekan ini. Senin (1/2) pukul 6.38 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.858,27 per ons troi.Harga emas tersebut menguat 0,57% ketimbang harga penutupan perdagangan pekan lalu pada US$ 1.847,5 per ons troi. Penguatan harga emas ini terjadi setelah logam mulia mencatat kinerja bulanan terburuk pada Januari lalu.

Dalam sebulan pertama 2021, harga emas melemah 2,67% dari US$ 1.898,36 di akhir tahun 2020. Ini adalah kinerja terburuk harga emas bulan Januari sejak 2011.Pelemahan emas terjadi karena penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) dan fokus investor pada aset yang diuntungkan oleh pemulihan ekonomi. Tapi harga emas mulai menanjak lagi di awal Februari.

“Lockdown yang diperpanjan dan makin ketat tidak akan berdampak positif bagi ekonomi,” kata Carsten Brzeski, global head of macro ING Groep kepada Bloomberg. Dia menambahkan bahwa permintaan China akan turun jika terjadi lockdown lagi.Sementara harga perak juga masih melesat pada hari ini. Harga perak spot berada di US$ 28,55 per ons troi, melonjak 5,81% dalam sehari setelah pekan lalu menguat 5,86%.

Lonjakan harga perak terjadi karena situs retail kebanjiran permintaan perak batang dan koin pada Minggu. Outlet seperti Apmex yang merupakan toko produk logam mulia di Amerika utara mengatakan tidak dapat memproses order hingga pasar Asia buka karena lonjakan permintaan yang tinggi.Lonjakan harga perak ini dipicu pesan yang beredar di Reddit pada Kamis pagi mendorong investor ritel masuk ke pasar perak, saham-saham berbasis perak dan ETF dengan aset perak batangan.

PT Rifan Financindo || Analis menilai bahwa reli harga perak akan berumur pendek. Pasar perak yang lebih besar menyebabkan pengaruh aksi beli ritel ini tidak sesignifikan efek serupa pada saham GameStop. “Kami yakin bahwa pengaruh investor ritel ke pasar perak tidak akan bertahan lama. Permintaan industri dan institusi akan menjadi kunci untuk kenaikan jangka panjang,” kata Eugen Weinberg, analis Commerzbank dalam catatan yang dikutip Reuters.

Baca juga :pt rifan financindo rifanfinancindo rifan financindo

Harga Emas Lanjut Naik, Dolar AS Kian Melemah

Rifanfinancindo || Harga emas lanjut naik pada Rabu (20/01) petang akibat melemahnya dolar AS dan pernyataan dari calon Menteri Keuangan AS Janet Yellen yang menyerukan lebih banyak pengeluaran untuk bantuan COVID-19 telah mendorong daya tarik logam kuning sebagai lindung nilai inflasi.Harga emas berjangka makin naik 0,62% ke $1.851,55 per ons pukul 13.21 dan XAU/USD naik 0,65% ke $1.852,41 menurut data Investing.com. Sedangkan indeks dolar AS lanjut turun 0,16% ke 90,332.

Dari tanah air, harga emas Antam (JK:ANTM) naik Rp2.000 dari Rp952.000 pada Selasa menjadi Rp954.000 Rabu pagi ini menurut laman Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia pukul 08.25 WIB.Yellen menyampaikan pandangannya selama sidang konfirmasi Senat di hadapan Komite Keuangan Senat AS pada hari Selasa, dengan mengemukakan alasan bahwa manfaat ekonomi dari stimulus yang besar akan jauh lebih baik daripada risiko beban utang yang tinggi.

Dolar AS bergerak melemah setelah Yellen mengatakan dalam dengar pendapatnya bahwa pemotongan pajak yang diberlakukan pada tahun 2017 untuk perusahaan besar harus dicabut. Greenback melanjutkan penurunan pada hari Rabu.Sementara itu, Presiden terpilih Joe Biden dan pemerintahannya mulai menjabat di kemudian hari, dengan investor fokus pada proposal paket stimulus $ 1,9 triliun minggu sebelumnya untuk meningkatkan ekonomi dan mempercepat distribusi vaksin COVID-19.

Rifanfinancindo || Terkait COVID-19, jumlah kematian akibat virus di AS melampaui 401.000 dan jumlah kasus di negara itu mencapai 24 juta pada 20 Januari, menurut Universitas Johns Hopkins. Data tersebut juga menunjukkan bahwa jumlah kasus global telah mencapai 96 juta.Bank of Japan (BOJ) dan Bank Sentral Eropa (ECB) akan mengumumkan keputusan kebijakannya pada hari Kamis. Sementara itu, kepala ekonom Bank of England (BOE) Andrew Haldane memperkirakan selama webinar pada hari Selasa bahwa ekonomi Inggris dapat mulai pulih dari kuartal kedua 2021 seiring terus berlanjutnya peluncuran vaksin.

Baca juga :pt rifan financindo rifanfinancindo rifan financindo

Harga Emas Naik, Pasar Tunggu Pernyataan Yellen soal Stimulus & Dolar AS

Rifan Financindo || Harga emas kembali naik pada Selasa (19/01) pagi lantaran mencuatnya harapan atas langkah-langkah stimulus lanjutan untuk merangsang pemulihan ekonomi dari COVID-19 seiring melemahnya dolar AS.Harga emas berjangka naik 0,37% di $1.836,65 per ons pukul 11.25 WIB dan XAU/USD naik tipis 0,04% ke $1.837,90 menurut data Investing.com. Sedangkan, indeks dolar AS melemah 0,11% di 90,657 pada hari Selasa (19/01).

Di Indonesia, harga emas Antam (JK:ANTM) naik Rp8.000 dari Rp944.000 pada Senin menjadi Rp952.000 pagi ini menurut laman Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia pukul 08.14 WIB.Investor menunggu komentar dari calon Menteri Keuangan Janet Yellen tentang kebijakan stimulus AS dan dolar selama sidang konfirmasi Senatnya hari ini.

Yellen akan bersaksi di hadapan Komite Keuangan Senat AS dan kemungkinan akan mengungkapkan topik mulai dari kebijakan valuta asing hingga pajak. Ia diharapkan akan menegaskan komitmen AS terhadap nilai tukar yang ditentukan pasar dan menunjukkan bahwa negara tersebut tidak menginginkan dolar yang lebih lemah untuk mencapai keunggulan kompetitif dan diharapkan akan memberi tahu komite bahwa pemerintah harus “bertindak besar” dengan paket bantuan COVID-19 berikutnya.Presiden terpilih AS Joe Biden telah menjelaskan proposal paket stimulus senilai $1,9 triliun untuk merangsang ekonomi yang dilanda virus selama pekan sebelumnya.

Di seberang Atlantik, Komisi Eropa memperingatkan bahwa pandemi COVID-19 memperburuk ketidakseimbangan ekonomi blok tersebut dan para menteri keuangan Eropa berjanji untuk memberikan dukungan fiskal berkelanjutan bagi ekonominya pada hari Senin ketika membahas desain rencana pemulihan pasca-COVID-19.

Global Palladium Fund, yang didukung oleh perusahaan pertambangan dan peleburan nikel dan paladium Rusia, Norilsk Nickel, telah meluncurkan komoditas yang diperdagangkan di bursa. Sekuritas yang dikembangkan dengan blockchain ini menawarkan kepada investor eksposur terhadap harga paladium, platinum, emas dan perak tanpa harus memiliki logam itu.Di sisi bank sentral, Bank Sentral Eropa (ECB) dan Bank of Japan (BOJ) akan menyampaikan keputusan kebijakannya pada hari Kamis.

Rifan Financindo || Sementara itu, Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva mengatakan lembaga pemberi pinjaman global membutuhkan lebih banyak sumber daya untuk membantu negara-negara yang berhutang besar, mengutip prospek ekonomi global yang sangat tidak pasti. Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus juga mendesak penyebaran dosis vaksin COVID-19 yang lebih merata di seluruh negara.

Baca juga :pt rifan financindo rifanfinancindo rifan financindo

Ketersediaan Vaksin Covid Bisa Bikin Harga Emas Jadi Berkarat

JAKARTA – PT Rifan Financindo || Prospek ketersediaan vaksin Covid-19 yang segera mungkin dan efektif dapat membatasi ruang untuk kenaikan harga emas dalam jangka menengah. Vaksin memunculkan kekhawatiran berkurangnya stimulus moneter.Menurut Senior Investment Strategist, OCBC Bank Vasu Menon kekhawatiran bahwa perkembangan vaksin dapat memperlambat atau mengurangi kebutuhan akan stimulus moneter lebih lanjut, menyebabkan kenaikan imbal hasil AS yang lebih tinggi dan harga emas yang lebih rendah.

“Namun, masih terlalu dini untuk menyerah pada emas. Kami yakin pendorong utama emas, pelemahan USD dan suku bunga riil yang rendah kemungkinan akan memberikan dukungan selama beberapa tahun mendatang,” kata Menon di Jakarta, Senin (18/1/2021).Dia pun memperkirakan depresiasi USD dapat berlanjut hingga 2021. Kebijakan The Fed yang lebih rendah untuk jangka panjang akan mempertahankan USD, sebagai mata uang pendanaan pilihan.

“Dengan kata lain, suku bunga AS yang rendah membuatnya menarik bagi investor asing untuk melakukan lindung nilai terhadap aset dalam mata uang USD untuk menjaga dari penurunan greenback,” beber dia.Dirinya juga positif pada emas karena kebijakan Fed yang lebih rendah untuk jangka panjang akan membantu membatasi kenaikan imbal hasil AS jangka panjang. Emas harus mendapat keuntungan dari prospek reflasi yang lebih baik yang mendorong ekspektasi inflasi dan menjaga suku bunga riil negatif.

“Kami mendukung pendekatan pembelian saat turun dan memperkirakan harga emas akan cenderung lebih tinggi ke USD2.100 dalam waktu 6 hingga 12 bulan,” imbuh dia. Harga emas turun pada Senin (18/01) pagi seiring penguatan dolar AS kendati ekspektasi meningkatnya langkah-langkah stimulus lanjutan di Amerika Serikat.Harga emas berjangka turun 0,16% di $1.826,90 per ons pukul 11.39 WIB dan XAU/USD melemah tipis 0,01% di $1.828,36 menurut data Investing.com. Adapu dolar AS beranjak naik 0,09% di 90,840.

Dari tanah air, harga emas Antam (JK:ANTM) turun Rp4.000 dari Rp948.000 pada hari Minggu menjadi Rp944.000 pagi ini menurut laman Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia pukul 08.20 WIB.Persiapan saat ini sedang dilakukan untuk pelantikan Presiden terpilih AS Joe Biden dan pemerintahannya pada hari Rabu. Bersamaan dengan mendorong langkah-langkah stimulus senilai $1,9 triliun yang ia ungkapkan selama pekansebelumnya, Biden menambahkan pada hari Jumat bahwa ia ingin memberikan suntikan vaksin bagi 100 juta warga Amerika selama 100 hari pertamanya ia menjabat.

Dari data, data ekonomi AS yang dirilis pada hari Jumat menunjukkan bahwa penjualan ritel inti mengalami kontraksi sebesar 1,4% bulan ke bulan di Desember, yang lebih besar dari kontraksi 0,1% dalam perkiraan yang disiapkan oleh Investing. com dan kontraksi 1,3% tercatat di bulan November.Indeks Harga Produsen (PPI) tumbuh 0,3% periode bulanan di Desember, sementara penjualan ritel mengalami kontraksi 0,7% untuk periode bulanan di bulan yang sama.

China juga merilis data ekonomi pada hari sebelumnya yang menunjukkan bahwa produksi industri tumbuh 7,3% setahun di Desember, di atas 6,9% menurut perkiraan yang disiapkan oleh Investing.com, dan pertumbuhan 7% terlihat pada November, menurut data yang dirilis pada hari sebelumnya.Data juga menunjukkan bahwa PDB naik 6,5% setahun di kuartal IV, di atas perkiraan pertumbuhan 6,1% dan pertumbuhan 4,9% di kuartal III. PDB juga tumbuh 2,6% kuartal ke kuartal, kali ini di bawah perkiraan 3,2% dan pertumbuhan 2,7% terlihat selama kuartal sebelumnya.

PT Rifan Financindo || Emas fisik di China, salah satu konsumen logam kuning teratas di dunia, dijual dengan harga premium kecil untuk pertama kalinya sejak awal 2020 pada minggu sebelumnya, karena meningkatnya permintaan menjelang libur Tahun Baru China mendatang.

Baca juga :pt rifan financindo rifanfinancindo rifan financindo